Halaman

Kamis, September 20, 2012

Rabu, September 19, 2012

Pelatihan Sanitasi

Rabu, 19 September 2012..
seperti biasanya menerapkan jadwal tepat waktu, untuk memberikan pelatihan CLTS pada masyarakat di jorong kampung patai dengan di jadwalkan jam 9.00 pagi.
waktu tempuh dengan mobil dari kantor di kota payakumbuh lebih kurang 60 menit, berusaha untuk tepat waktu, namun akhirnya bisa berangkat dari kantor jam 9.30. sampai dilokasi tujuan tepat jam 9.30, terlambat 30 menit. peserta pelatihan baru datang 3 orang terpaksa kita menunggu yang lain, di jadwalkan akan hadir lebih kurang 30 orang. cukup lama menunggu akhirnya jam 10.00 wib bisa kita mulai pelatihannya. yang datang ibu-ibu dan nenek-nenek, tidak di temui bapak-bapak kecuali saya sendiri. ini hari kedua memberikan pelatihan, kemarin sudah juga terlaksana pelatihan clts ini dan berjanji untuk lebih awal datang,

itu soal waktu, panjang pembicaraan kalau kita bahas, namun itu penting dan berarti bagi kita. karena waktu itu berharga, ketika kita terlambat banyak orang menghabiskan waktunya menunggu kita, ketika kita cepat datang, kita banyak menghabiskan waktu untuk menunggu yang lain, jangan salahkan waktu....
waktu akan berjalan terus tanpa bisa kita menghentikan sejenak. dan juga tidak bisa percepat. namun yang penting bagaimana kita mengisi waktu yang ada dan kita miliki bisa membawa manfaat bagi kita sendiri dan orang lain.
minimal memikirkan apa yang kita perbuat dan melaukan hal-hal yang positif untuk kepentingan kita dan orang lain.

Alasan sederhana, untuk menciptakan masyarakat sehat dengan metode CLTS, yang saat ini di titik utamakan pada stop buang air besar sembarangan (SBS)di jorong kampung patai. melalui para peserta di tekankan untuk tercapainya SBS ini melalui tim yang telah di bentuk ini. saat ini tengah memberikan penguatan dan semangat kepada peserta latih untuk bersemangat.

cukup dulu...

Selasa, September 11, 2012

Bertemu dan Berpisah

Senyum itu mengembang dengan cerahnya
girang di wajahnya terus membayang
Teriakan gembiranya terlihat nyata
ketika bertemu
setelah lama tak bersua

Saat menjelang perpisahan
ada raut muka ingin tetap bersama
sedih dan memelas
berharap jawaban nan pasti
bahwa tak akan berpisah
merengek dan merajuk
ingin tetap bersama

saat perpisahan itu datang
ketak berdayaannya membuat ia menurut
dengan raut muka sedih
berharap tetap bersama
berjanji untuk ketemu kembali

setiap 1 minggu sekali itu terjadi
antara aku dan anaku
waktu-waktu itu
menjadi kesan yang mendalam
yang tak terlupakan

Selasa, Juli 31, 2012

Mementingkan Akhirat dari pada Dunia

Judul ceramah tarawih tadi bersama ustad Siril Firdaus, MA di masjid nasrullah Muhammadiya Payakumbuh. penyampaiaan oleh ustad tersebut jelas dan mengenak utntuk kita pahami. disampaikan dengan berfariasi gaya, lelucon, nasyid, kasidah serta pantun. di sampaikan dengan contoh - contoh realita yang ada di masyarakat. sehingga suasana jamaah yang tidak mengantuk dan mendengarkan secara antusias. realita yang ada, menurut beliau seperti siswa MAN 3 payakumbuh yang baru dipimpinya sejak bulan maret 2012, saat di tanya berapa siswa yang ada sholat subuh dan berjamaah dimasjid? saat 2 hari ia menjabat sebagai kepala sekolah. hanya 6 orang siswa yang menunjuk tangan dari 100 orang siswa. untuk mengatasi probelama seperti ini maka beliau memberikan motivasi kepada para siswa dengan memberikan tambahan nilai 2 setiap matapelajarannya jika penilaian aktifitas Sholatnya bernialai 90-100. sholat dinilai dari buku agenda kegiatan sholatnya. jika nilai 60-80 maka penilaian detiap mata pelajaran diberi nilai 1, contoh: jika nilai sholatnya 95, maka saat nilai olah raga 80 maka di naikan menjadi 82 dan nilai-nilai mata pelajaran yang lainnya.jika di bawah 60 maka nilai pelajarannya dikurangi 1. sungguh langkah baru menurut saya atas tindakan kepala sekolah MAN 3 ini. semoga terjadi peningkatan nilai-nilai islam pada generasi muda saat ini. dengan mengarus utamakan tujuan akhirat (sorga) dalam hidupnya.

Bulan ramadhan 1433 H

telah 1/3 bulan ramdhan 1433 H telah dilalui. Alhamdulillah masih punya kesempatan untuk menjalankannya. berharap rihdho Allah semoga setiap waktu yang dilalui detik demi detik merupakan waktu yang berharga. Bulan ramadhan adalah bulan yang terbaik, sehingga tentu menyikapinya juga dalam hal yang terbaik yang semampu kita lakukan.

Rabu, Mei 30, 2012

Retorika Islam

Dikutip dari buku Dr. Yusuf Qordawi dengan juduk retorika islam.
Baru pagi ini ku sempatkan membaca buku ini pinjama dari seorang sahabat, ketika mengisi waktu luang di pagi hari untuk lebih kurang 30 menit.

alhamdulillah mendapatkan pencerahan baru terhadap pandangan kita terhadap islam dan penyampaianya kepada masyarakat.
buku ini berbicara bagaimana islam itu membahas segala sisi kehidupan kita, kita hanya berpicara pada sisi spritual saja. islam mencakupi dengan perekonomian, sosial dan budaya. islam juga terdapat perpolitikan dan bernegara, islam tak lepas dari dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. islam mengatur kedamaian dan ketentraman dalam rumah tangga. Islam mencakup semua lini kehidupan kita.

yang banyak terjadi saat ini, islam sebagai bentuk ceremonial saja dan di lingkungan masjid. islam hanya milik orang- orang tertu saja.
sehingga islam sekarang terkotak-kotak dan tak utuh sebagai mana yang diharapkan.

penyampaian islam juga harus bertahap sesuai siapa yang akan menerimanya. ketika kita menyampaikan islam kepada anak-anak tentu tidak sama ketika kita menyampaikannya kepada remaja juga tidak sama pada orang dewasa.

penyampaian islam ke masyarakat miskin tentu tidak sama dengan masyarakat yang kaya, penyampaian islam terhadap orang berpendidikan tentu juga tidak sama dengan orang yang latar pendidikan rendah, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

materi yang disampaikan juga mempertimbangkan keadaan penerimanya. penyampaian islam terhadap orang berada di kaum minoritas tentu juga berbeda untuk yang berada dilingkungan mayoritas. penyampaian islam terhadap warga non muslim tentu juga berbeda terhadap yang  muslim.

ketika kita menyampaikan untuk sholat duha sedangkan mereka sholat wajib banyak yang tinggal tentu materi yang disampikan adalah penekanan tekan pentingnya yang wajib.

begitulah islam di sampaikan kepada masyarakat sehingga ia lebih mudah untuk menerimanya.


Sahabatku yang Tangguh

Siapa sangka sahabatku yang satu ini, biasa -biasa saja tak ada perbedaan yang mencolok dari sahabat-sahabatku yang lain. namun setelah mengenalnya dari beberapa sisi kehidupannya saya menjadi salut terhadapnya.

tabah dalam menghadapi persoalan hidupnya, mampu menatap masa depan yang lebih baik ketika masa depan itu penuh gejolak dan arang merintang yang akan di hadapinya.
beberapa persoalan hidup yang dapat saya dilihat dan mampu dihadapinya :
  1. Hidup mandiri karena suami pergi di rantau yang cukup lama, dan ia mampu mengabil keputusan untuk berpisah karena ketidak berdayaan suaminya.
  2. Anak yang jauh dari dirinya minimal 1 kali dalam seminggu mesti ia kunjungi ke tempat neneknya
  3. Penyakit yang di deritanya yang cukup merisaukan pengidapnya..LUPUS begitu dokter mendiagnosisnya
  4. dalam kondisi demikian ia masih bersemangat dalam bekerja 
semangatmu menjadi membangun motivasiku sahabat...